Gubernur Sultra Resmi Buka Simposium Nasional di UMK Kendari

2 days ago 7

SULTRAKINI.COM: KENDARI — Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen. TNI (Purn.) Andi Sumangerukka, S.E., M.M., membuka secara langsung kegiatan Simposium Nasional dan Musyawarah Nasional (Munas) Asosiasi Ilmu Pemerintahan Perguruan Tinggi Muhammadiyah (AIPPTM) 2026 yang digelar pada 10 Februari 2026 di Gedung E Lantai 4 Universitas Muhammadiyah Kendari pada pagi hari.

Acara berlangsung meriah dan dihadiri Rektor, dekan, dosen, serta mahasiswa Universitas Muhammadiyah dari berbagai daerah di Indonesia yang mengikuti rangkaian kegiatan akademik tersebut.

Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan bahwa sebelum menghadiri kegiatan, dirinya lebih dahulu berkoordinasi dengan Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari terkait materi yang akan disampaikan.

“Kalau saya datang ke sini pasti ada yang bertanya-tanya kenapa saya datang. Sebelum ke sini saya sempat bertanya kepada Pak Rektor, kira-kira saya mau bicara apa. Pak Rektor menyampaikan agar saya berbagi tentang bagaimana mengelola pemerintahan, termasuk yang berkaitan dengan E-Government,” ujarnya.

Ia juga sempat menceritakan kondisi kesehatannya yang mengalami gangguan penglihatan sehingga harus menggunakan kacamata saat memberikan sambutan. Gangguan tersebut dikenal dengan istilah floaters, yang menurut dokter dapat disebabkan faktor usia, kadar gula darah, maupun kelelahan akibat aktivitas yang padat.

Gubernur turut mengenang kunjungannya ke Universitas Muhammadiyah Kendari sekitar dua tahun lalu saat dirinya masih dalam proses menuju pencalonan Gubernur Sultra. Ia menyebut kehadirannya kali ini sekaligus untuk menuntaskan cerita yang pernah disampaikan pada kunjungan sebelumnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa dirinya baru mulai memenuhi undangan berbicara di berbagai forum setelah satu tahun menjabat sebagai gubernur.

“Selama belum satu tahun saya menjabat, saya memilih tidak datang ke undangan-undangan karena merasa belum ada yang bisa saya ceritakan. Saya tidak ingin menceritakan pekerjaan orang lain. Setelah satu tahun barulah saya mulai hadir dan berbagi pengalaman, termasuk hari ini di Universitas Muhammadiyah Kendari,” ungkapnya.

Sementara itu, dalam wawancaranya usai kegiatan, Gubernur Sulawesi Tenggara menyampaikan bahwa pelaksanaan Simposium Nasional tersebut menjadi momentum penting dalam mendorong penguatan pemerintahan berbasis elektronik.

Menurutnya, tema pemerintahan berbasis elektronik atau E-Government sangat relevan dengan kebutuhan tata kelola pemerintahan saat ini.

“Melalui simposium ini kami berharap ke depan dapat membuka ruang dan kesempatan dalam memanfaatkan E-Government sebagai salah satu upaya menciptakan pemerintahan yang bersih serta tata kelola pemerintahan yang baik,” ujarnya.

Ia juga menghimbau agar Universitas Muhammadiyah Kendari dapat terus menyelenggarakan kegiatan akademik serupa secara berkelanjutan.

“Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus berkesinambungan sehingga melahirkan ide-ide cemerlang dalam rangka perbaikan tata kelola pemerintahan,” tambahnya.

Selain itu, Gubernur Sultra turut mengajak generasi muda untuk melanjutkan pendidikan di Universitas Muhammadiyah Kendari.

“Saya selaku Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara mengajak adik-adik yang ingin bergabung di Universitas Muhammadiyah Kendari, silakan. Kampus ini terbuka lebar untuk menerima dan bekerja sama. Insya Allah, bagi mereka yang memiliki minat dan kesungguhan, pasti memiliki kesempatan untuk diterima,” pungkasnya.

Laporan: Andi Mahfud

Read Entire Article
Finance | Berita| Koran| Selebritis|