SULTRAKINI.COM: KENDARI – Sebuah bangsal kayu milik warga bernama Kasim di Jalan Banawula Sinapoi, RT 04/RW 02, Kelurahan Matabubu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, terbakar pada Jumat (31/7/2026) malam. Beruntung, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa setelah petugas pemadam kebakaran bergerak cepat mengendalikan api.
Humas Damkar Kendari, Martoyo Awaluddin, mengatakan laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 22.42 Wita dari seorang warga bernama Sawaludin atau yang akrab disapa Mata Bubu. Tim kemudian langsung diberangkatkan menuju lokasi pada pukul 22.50 Wita.
Petugas tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 22.57 Wita. Dengan mengerahkan satu unit armada pemadam, proses pemadaman segera dilakukan untuk mencegah api merambat ke bangunan lain di sekitar lokasi.
Berdasarkan hasil penanganan awal, bangsal kayu yang terbakar diketahui merupakan milik Kasim. Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh obat anti nyamuk yang memicu munculnya api.
“Begitu menerima laporan, personel langsung menuju lokasi dan melakukan pemadaman agar api tidak semakin meluas,” ujar Martoyo Awaluddin.
Ia menjelaskan, setelah api berhasil dipadamkan, petugas melanjutkan pemeriksaan menyeluruh di lokasi untuk memastikan tidak ada titik api yang masih berpotensi memicu kebakaran susulan.
“Penanganan dilakukan sesuai prosedur operasional. Kami memastikan lokasi benar-benar aman sebelum personel meninggalkan tempat kejadian,” katanya.razor
Dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa maupun korban luka. Operasi pemadaman berlangsung hingga pukul 00.02 Wita dan situasi berhasil dikendalikan.
Penanganan kebakaran melibatkan personel Posko Poasia yang dipimpin Danpos Poasia H. Nur Qubqis bersama Danru Posko Poasia Abd Fathir. Satu unit armada 016 (CSR) dikerahkan untuk mendukung proses pemadaman.
Damkar Kendari mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat menggunakan obat anti nyamuk maupun sumber api lainnya di sekitar bangunan berbahan kayu. Kewaspadaan dinilai penting untuk mencegah terjadinya kebakaran yang dapat mengancam keselamatan jiwa maupun harta benda.
Laporan: Andi Mahfud

19 hours ago
9

















































