SULTRAKINI.COM: KENDARI – Sebanyak 250 peserta memadati Hotel Athaya Kendari, Sabtu (1/8/2026), untuk mengikuti kegiatan kajian dan hypnotherapy bertajuk “Jeda Sejenak, Menguatkan Hati”. Kegiatan yang digagas Komunitas Ruang Tenang Kendari ini menjadi ruang refleksi bagi masyarakat untuk menjaga kesehatan mental dan spiritual di tengah padatnya aktivitas sehari-hari.
Acara berlangsung sejak pukul 07.00 hingga 12.30 WITA. Pelaksanaannya melibatkan kolaborasi Komunitas Akhwat Kendari sebagai panitia, serta Dompet Dhuafa Sulawesi Tenggara yang menjadi mitra dalam penggalangan Donasi Peduli Palestina.
Mengangkat tema “Jeda Sejenak, Menguatkan Hati”, kegiatan tersebut dirancang agar peserta memiliki kesempatan berhenti sejenak dari rutinitas yang melelahkan. Melalui kajian dan hypnotherapy, peserta diajak mengenali kondisi diri, mengelola emosi, serta memperkuat hati dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
Materi disampaikan oleh praktisi hypnotherapy asal Bandung, Ginan Rinda, S.Sos., CH., CHT., CSHP., CMHFA. Dalam penyampaiannya, ia membahas pentingnya menjaga kesehatan batin, membangun pola pikir yang positif, serta memberikan ruang bagi diri sendiri untuk pulih.
Selain sesi utama, panitia juga mengajak peserta menunjukkan kepedulian terhadap isu kemanusiaan melalui penggalangan donasi bagi masyarakat Palestina. Ajakan tersebut mendapat sambutan positif dari peserta yang secara sukarela memberikan bantuan sebagai bentuk solidaritas.
Founder sekaligus Ketua Panitia Ruang Tenang Kendari, Nurtina, mengatakan kegiatan ini lahir dari keinginan menghadirkan ruang yang nyaman bagi masyarakat untuk beristirahat sejenak dari tekanan kehidupan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk benar-benar memberikan jeda kepada dirinya. Dalam kehidupan yang penuh dengan kesibukan dan berbagai persoalan, terkadang kita lupa bahwa hati juga membutuhkan waktu untuk beristirahat, dikuatkan, dan kembali menemukan arah,” ujar Nurtina.
Ia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai agenda seremonial semata, tetapi mampu menjadi pengalaman yang memberi dampak positif bagi setiap peserta. Menurutnya, kesehatan mental dan spiritual perlu mendapat perhatian yang sama pentingnya dengan kesehatan fisik.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Tidak hanya berasal dari Kota Kendari, sejumlah peserta juga datang dari berbagai daerah di Sulawesi Tenggara untuk mengikuti seluruh rangkaian acara hingga selesai.
Kegiatan itu turut dihadiri influencer asal Kendari, Sasmita Sugiardi, yang memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan acara. Kehadirannya menjadi salah satu bentuk apresiasi atas upaya menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Salah seorang peserta mengaku memperoleh pengalaman yang berharga setelah mengikuti kegiatan tersebut. “Kegiatan ini sangat berkesan bagi saya. Biasanya kita terlalu sibuk dengan pekerjaan, aktivitas, dan berbagai persoalan sampai lupa untuk berhenti sejenak dan memperhatikan diri sendiri. Dari kegiatan ini saya merasa lebih tenang dan mendapatkan banyak hal untuk direnungkan. Tema ‘Jeda Sejenak, Menguatkan Hati’ benar-benar sesuai dengan apa yang saya butuhkan,” ungkapnya.
Laporan: Andi Mahfud

16 hours ago
5

















































