Rakernas ke-10 IKAPROBSI di Unismuh Perkuat Peran Bahasa Indonesia di Era Kompetisi Global

20 hours ago 6

INIPASTI.COM, MAKASSAR — Perkumpulan Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia IKAPROBSI menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-10 dan Seminar Internasional 2026 di Kampus Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar.

Kegiatan ini digelar di Balai Sidang Muktamar Unismuh Makassar, Sabtu 8 Agustus 2026 dengan diikuti pengelola program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia dalam rangka
untuk memperkuat kolaborasi, meningkatkan kualitas pendidikan, serta mendorong internasionalisasi bahasa Indonesia.

Ketua Umum IKAPROBSI, Prof. Dr. Sarwiji Suwandi, M.Pd., mengatakan Rakernas dan seminar internasional tersebut menjadi momentum untuk mempertemukan berbagai gagasan dalam penguatan peran bahasa Indonesia di tengah kompetisi global.
Menurutnya, forum tersebut tidak hanya menjadi ruang diskusi, tetapi juga menjadi wadah bagi para akademisi untuk bertukar gagasan, mendiseminasikan hasil penelitian, serta mengembangkan literasi peserta didik.

“Di forum ini para pemakalah dan peserta dapat bertukar gagasan dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan bahasa Indonesia, mengembangkan literasi peserta didik dan internasionalisasi bahasa Indonesia,” kata Sarwiji dalam sambutannya.

Rakernas IKAPROBSI ke-10 tersebut sebelumnya telah menghasilkan sejumlah agenda dan kerja sama. Beberapa di antaranya diwujudkan melalui penandatanganan perjanjian kerja sama antara IKAPROBSI dengan perguruan tinggi maupun antarprogram studi.

Sarwiji berharap kerja sama yang telah ditandatangani tidak berhenti pada dokumen formal, tetapi dapat diimplementasikan secara nyata.

“Saya sangat berharap nota kesepahaman atau perjanjian yang sudah kita tandatangani ke depan betul-betul diimplementasikan agar memberikan kemanfaatan optimal bagi pengembangan institusi maupun program studi kita,” ujarnya.

Dorong Bahasa Indonesia di Kancah Global

Seminar internasional yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan IKAPROBSI mengangkat tema “Penguatan Peran Bahasa Indonesia di Era Kompetisi Global.”

Dr. Alamsyah Sahabuddin, S.STP., M.Si. selaku Sekretaris Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Makassar mengatakan tema tersebut relevan dengan perkembangan dunia yang semakin cepat, terutama di tengah transformasi digital, perkembangan kecerdasan buatan, ekonomi berbasis pengetahuan, dan kolaborasi lintas negara.

Ia menilai kemampuan suatu bangsa tidak hanya ditentukan oleh penguasaan teknologi, tetapi juga oleh kemampuan menjaga identitas budaya dan memperkuat bahasa nasional sebagai bahasa ilmu pengetahuan, inovasi, dan diplomasi.

“Bahasa Indonesia telah berkembang jauh melampaui fungsi komunikasi sehari-hari. Bahasa Indonesia telah menjadi bahasa pendidikan, bahasa pemerintahan, bahasa hukum, bahasa media massa, bahasa bisnis, bahkan memperoleh ruang dalam komunikasi akademik internasional,” kata Alamsyah

Ia menegaskan, penggunaan bahasa Indonesia bukan hanya menjadi tanggung jawab akademisi bahasa dan sastra Indonesia, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh elemen bangsa.

Alamsyah juga mengapresiasi IKAPROBSI yang secara konsisten menjadi wadah berhimpunnya program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Ia turut memberikan penghargaan kepada Unismuh Makassar yang menjadi tuan rumah penyelenggaraan Rakernas dan seminar internasional tersebut.

Kolaborasi Akademik dan Kreativitas Mahasiswa
Selain forum akademik, rangkaian kegiatan IKAPROBSI juga diisi dengan berbagai agenda pengembangan kreativitas mahasiswa.
Ketua Umum IKAPROBSI menyebut terdapat lima bidang dalam Kompetisi Kreativitas Mahasiswa 2026, yakni musikalisasi puisi, pembacaan puisi, film pendek, penulisan esai, dan penulisan artikel ilmiah.

Menurut Sarwiji, kombinasi antara kegiatan ilmiah dan atraksi budaya menjadi salah satu kekuatan dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Kegiatan ini bisa terselenggara dengan baik di kombinasi antara kegiatan ilmiah dan juga kegiatan atau atraksi budaya,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan juga diwarnai pemberian Anugerah Dharma Pradana kepada sejumlah tokoh yang dinilai berjasa bagi IKAPROBSI. Penghargaan tersebut diberikan kepada Prof. Suyono dari Universitas Negeri Malang, Prof. Dr. Suroso dari Universitas Negeri Yogyakarta, dan Dr. Mohamad Doyin dari Universitas Negeri Semarang.

Sementara itu, kehadiran peserta dari berbagai daerah di Indonesia serta peserta dari negara sahabat turut memperkuat posisi Makassar sebagai salah satu pusat pengembangan pendidikan tinggi di kawasan timur Indonesia.

Alamsyah mengatakan forum akademik berskala internasional seperti yang diselenggarakan IKAPROBSI semakin memperkuat posisi Makassar sebagai salah satu pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan pendidikan tinggi di Indonesia Timur.
Ia berharap sinergi antara pemerintah, pemerintah daerah, perguruan tinggi, organisasi profesi, dan berbagai pemangku kepentingan terus diperkuat untuk mewujudkan pendidikan Indonesia yang unggul dan berkarakter.

Read Entire Article
Finance | Berita| Koran| Selebritis|