INIPASTI.COM, Gowa, 23 Agustus 2026 – Universitas Terbuka (UT) Makassar menyelenggarakan Orientasi Studi Mahasiswa Baru (OSMB) dan Klinik Ujian Tahun Akademik 2026/2027 Ganjil sebagai langkah awal mempersiapkan mahasiswa baru menghadapi sistem Pendidikan Terbuka dan Jarak Jauh. OSMB tidak hanya menjadi kegiatan pengenalan kampus, tetapi juga membekali mahasiswa dengan pemahaman tentang sistem belajar di Universitas Terbuka, sistem akademik dan ujian, layanan mahasiswa, serta pentingnya membangun kemandirian, integritas, dan tanggung jawab sebagai mahasiswa.
Dalam sambutan Direktur Universitas Terbuka Makassar, Prof. Dr. Abd. Rahman Rahim, S.E., M.M., yang dibacakan oleh Penanggung Jawab Wilayah Gowa, Nuraziza Aliah, S.Pd., M.Pd., mahasiswa baru diharapkan mampu berkembang tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga karakter dan kepedulian sosial.
“Saya berharap mahasiswa baru Tahun 2026 dapat menjadi generasi yang memiliki kompetensi, karakter, integritas, dan kepedulian sosial. Bawalah nama baik Universitas Terbuka di mana pun Saudara berada. Tunjukkan bahwa mahasiswa Universitas Terbuka mampu bersaing, mampu berprestasi, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan negara.”
Kegiatan dibuka oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II Provinsi Sulawesi Selatan, Firdaus, S.Pd., M.Pd., yang sekaligus memberikan pembekalan mengenai Bela Negara.
Dalam materinya, Firdaus mengajak mahasiswa memaknai bela negara melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Ia memotivasi mahasiswa untuk mewujudkan bela negara mulai dari hal kecil, mulai dari diri sendiri, dan mulai dari sekarang, antara lain dengan meningkatkan prestasi dan keterampilan.
Bagi generasi muda, bela negara juga dapat diwujudkan dengan memanfaatkan teknologi secara positif, menjaga persatuan dan toleransi, serta menjadi warga negara yang bertanggung jawab. Di tengah perkembangan teknologi, mahasiswa juga diingatkan untuk kritis menghadapi hoaks, disinformasi, cyberbullying, intoleransi, dan penyalahgunaan media sosial.
Selain penguatan karakter, OSMB memberikan bekal praktis agar mahasiswa memahami bagaimana menjalani perkuliahan di Universitas Terbuka. Materi Pendidikan Terbuka dan Jarak Jauh disampaikan oleh Nuraziza Aliah, S.Pd., M.Pd., sebagai pengantar bagi mahasiswa untuk mengenali karakteristik sistem pendidikan UT dan pentingnya membangun kemandirian dalam belajar.
Mahasiswa juga memperoleh pembekalan mengenai Sistem Admisi, Registrasi, dan Ujian oleh Nur Arfiani, S.Sos. Materi mencakup bentuk-bentuk ujian, strategi menghadapi ujian, peraturan ujian, hingga simulasi Ujian Online Berbasis Mata Kuliah (UOBM). Pembekalan tersebut menjadi penting agar mahasiswa sejak awal memahami prosedur akademik dan mampu mempersiapkan diri dengan baik dalam setiap tahapan studinya.
Pada sesi berikutnya, Muthmainnah, S.Si. menyampaikan materi Pembelajaran dan Kemahasiswaan di Universitas Terbuka, termasuk pengenalan Disporseni dan PELURU. Mahasiswa juga diperkenalkan dengan Sentra Layanan Universitas Terbuka (SALUT) Hasanuddin sebagai mitra penyedia layanan pendukung UT yang dapat dimanfaatkan selama menjalani perkuliahan.
Memasuki hari kedua, Minggu (23 Agustus 2026), rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Pelatihan Keterampilan Belajar Jarak Jauh (PKBJJ) yang juga diikuti oleh mahasiswa baru. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan keterampilan praktis kepada mahasiswa dalam menjalani proses belajar secara mandiri melalui sistem Pendidikan Terbuka dan Jarak Jauh.
Melalui PKBJJ, mahasiswa mendapatkan penguatan mengenai strategi belajar efektif, pengelolaan waktu, pemanfaatan sumber belajar, serta keterampilan yang diperlukan untuk beradaptasi dengan pola perkuliahan di UT. Kehadiran mahasiswa pada hari kedua tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan mereka tidak hanya memahami sistem akademik UT, tetapi juga memiliki kesiapan dan keterampilan untuk menjalani proses pembelajaran secara mandiri.
Rangkaian OSMB, Klinik Ujian, dan PKBJJ diharapkan dapat menjadi bekal awal bagi mahasiswa baru UT Makassar untuk menjalani perkuliahan dengan lebih percaya diri. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diharapkan mampu beradaptasi dengan sistem pembelajaran jarak jauh, berprestasi, berintegritas, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

7 hours ago
3

















































