SULTRAKINI.COM: KENDARI – Kepala Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Sulawesi Tenggara, Surip Widodo, S.Si., M.M., menghadiri peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2025 yang digelar di SMA Negeri 2 Kendari, Selasa (25/11/2025). Kegiatan yang berlangsung meriah ini menampilkan berbagai pertunjukan seni siswa, seperti teater, tarian, dan musik, serta disiarkan secara langsung melalui akun YouTube BGTK Sultra karena pelaksanaannya dipantau serentak oleh Presiden dari Istana.
Dalam wawancaranya, Surip Widodo menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara atas dukungan penuh sehingga pelaksanaan HGN 2025 di daerah ini berjalan sukses dan melampaui ekspektasi.
“Pertama saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Kadis Provinsi Sultra yang telah mendukung kegiatan ini. Ini merupakan kegiatan nasional yang berlangsung paralel serentak se-Indonesia. Arahan dari Pak Menteri adalah untuk menghargai guru yang telah membesarkan bangsa ini. Alhamdulillah, kegiatan berjalan lancar dan melebihi ekspektasi yang kami rencanakan,” jelasnya.
Ia juga mengatakan bahwa pemerintah pusat turut memantau jalannya peringatan HGN melalui siaran langsung di seluruh provinsi.
“Acaranya dilivekan, dan Pak Presiden memantau di 34 provinsi. Pelaksanaan di Sultra berjalan lancar,” tambahnya.
BGTK Sultra menyiapkan program strategis untuk pencegahan kekerasan dan perundungan di sekolah, yang akan mulai dilaksanakan pada 2026 mendatang.
“Tahun depan ada kegiatan melatih guru-guru terkait anti kekerasan di sekolah. Tanggal 1–5 sudah ada TOT di Malang, kami kirim dua orang fungsional. Setelah itu baru aksi ke sekolah-sekolah. Intervensinya adalah guru, karena kami mengelola guru dan tenaga kependidikan,” ungkap Surip.
Program ini merupakan lanjutan dari penguatan materi oleh Densus 88 terkait pencegahan radikalisme dan intoleransi di lingkungan pendidikan.
Surip Widodo menegaskan bahwa peningkatan kualitas guru menjadi prioritas utama BGTK Sultra untuk mewujudkan pendidikan bermutu dan merata.
“Harapannya, ini bisa menjadi langkah meningkatkan kualitas guru untuk mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua, khususnya di Sultra. Fokus BGTK adalah pengembangan potensi guru,” ujarnya.
Program Prioritas BGTK Sultra Tahun 2025
1. Pelatihan Guru BK untuk jenjang SMP dan SMA, serta perluasan ke SD melalui pelatihan wali kelas sebagai guru BK.
2. Pelatihan pencegahan perundungan di sekolah.
3. Implementasi program STEM di SD, SMP, dan SMA.
4. Penguatan kemampuan Bahasa Inggris bagi guru SD sebagai program nasional.
Surip menambahkan bahwa indikator keberhasilan pembelajaran kini dapat dilihat melalui Laporan Pendidikan.
“Indikator kemajuan pendidikan sekarang itu dari Laporan Pendidikan. Karena itu kami dorong pelatihan kepada guru agar pembelajaran semakin bermutu. Jika guru kuat, siswa bisa memahami materi dengan baik, dan hasilnya terlihat pada asesmen,” jelasnya.
Di akhir sesi, Surip Widodo menyampaikan pesan khusus kepada seluruh guru di Sulawesi Tenggara:
“Tetap bersemangat apa pun yang terjadi. Tetap adaptif. Pemerintah selalu memperhatikan guru, itu prioritas kami. Tahun depan juga diupayakan tunjangan profesi guru cair per bulan, tidak lagi tiga bulan sekali seperti sebelumnya,” tegasnya.7
Laporan: Andi Mahfud

5 days ago
13















































