SULTRAKINI.COM: KENDARI – BEM Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Halu Oleo (FEB UHO) melalui Departemen Pengabdian Masyarakat menggelar kegiatan edukasi literasi keuangan di SDN 100 Kendari, Jumat (22/5/2026). Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman dasar kepada anak-anak mengenai pentingnya menabung serta kemampuan membedakan antara kebutuhan dan keinginan sejak usia dini.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk pengabdian masyarakat yang dilakukan mahasiswa FEB UHO dalam mendukung peningkatan pemahaman literasi keuangan di kalangan pelajar sekolah dasar. Edukasi sejak dini dinilai penting agar anak-anak memiliki kebiasaan mengelola uang dengan baik sejak usia muda.
Ketua Departemen Pengabdian Masyarakat BEM FEB UHO, Puput Saputri, mengatakan bahwa kegiatan ini dirancang dengan konsep yang sederhana dan mudah dipahami oleh siswa-siswi sekolah dasar. Materi disampaikan secara interaktif agar peserta lebih mudah memahami isi edukasi yang diberikan.
Menurut Puput Saputri, pengenalan literasi keuangan sejak dini menjadi langkah penting dalam membentuk karakter anak agar lebih bijak dalam menggunakan uang. Melalui kegiatan tersebut, siswa diajak memahami bahwa tidak semua keinginan harus dipenuhi dan penting untuk mendahulukan kebutuhan.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan melibatkan guru-guru SDN 100 Kendari sebagai pendamping dan pengarah, siswa-siswi sebagai peserta utama, serta anggota BEM FEB UHO Departemen Pengabdian Masyarakat sebagai pelaksana kegiatan.
Kegiatan berlangsung di lingkungan SDN 100 Kendari dengan menyesuaikan jadwal sekolah agar tidak mengganggu proses pembelajaran utama. Suasana edukasi berlangsung hangat dan penuh semangat karena para siswa terlihat aktif mengikuti setiap sesi yang diberikan.
Antusiasme siswa terlihat cukup tinggi selama kegiatan berlangsung. Mereka aktif menjawab pertanyaan, mengikuti diskusi sederhana, hingga memberikan contoh kebutuhan dan keinginan dalam kehidupan sehari-hari.
Selain memberikan pemahaman mengenai pentingnya menabung, mahasiswa BEM FEB UHO juga mengajak siswa untuk mulai membiasakan diri menyisihkan sebagian uang jajan. Kebiasaan kecil tersebut diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun pola pengelolaan keuangan yang baik di masa depan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa mampu menerapkan kebiasaan menabung dalam kehidupan sehari-hari serta memiliki pemahaman awal tentang cara mengelola keuangan secara sederhana. Edukasi tersebut juga diharapkan dapat memberikan dampak positif jangka panjang dalam membentuk perilaku konsumsi yang lebih bijak.
Puput Saputri berharap kegiatan serupa tidak hanya dilakukan sekali, tetapi dapat menjadi program berkelanjutan atau dilaksanakan secara berkala. Dengan begitu, pemahaman yang diberikan kepada siswa dapat semakin melekat dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Laporan: Andi Mahfud

5 hours ago
2

















































