INIPASTI.COM, MAKASSAR – Universitas Terbuka (UT) Makassar mencatat progres menggembirakan dalam penerimaan mahasiswa baru (Maba) semester 2025.1. Hingga 16 Agustus 2025, tercatat 5.915 calon mahasiswa telah mendaftar, sementara proses admisi mencapai 4.722 orang. Jumlah ini diyakini masih akan bertambah karena batas akhir registrasi dan pembayaran baru berakhir pada 18 Agustus 2025.
Hal tersebut disampaikan Manajer Marketing dan Registrasi UT Makassar, I Made Gunawan Sanjaya ST, dalam pertemuan dengan media mitra di Ruang Rapat Pimpinan Kampus Baru Simpang Lima Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Ahad (17/8/2025).
Pertemuan itu dirangkaikan dengan tiga agenda utama, yakni progres penerimaan Maba 2025.1, Dies Natalis ke-41 UT, serta persiapan perkuliahan mahasiswa baru tahun akademik 2025/2026 untuk program sarjana (S1) dan diploma.
Direktur UT Makassar, Prof Dr H Abdul Rahman Rahim SE MM, dalam pengarahannya menekankan pentingnya memperkuat layanan publik dan memperluas sosialisasi. “Kami berharap media mitra membantu UT Makassar mempublikasikan keunggulan sistem pendidikan terbuka dan jarak jauh yang dimiliki UT. Promosi melalui pemberitaan positif akan berdampak signifikan pada peningkatan jumlah mahasiswa,” ujarnya.
Rahman Rahim menambahkan, sejumlah program studi menjadi favorit calon mahasiswa, seperti Hukum, Manajemen, Administrasi Publik, Pendidikan, serta beberapa prodi di Fakultas Sains dan Teknologi. “Tingginya minat calon mahasiswa tidak lepas dari sistem kuliah di UT yang fleksibel, berbasis pembelajaran jarak jauh, dan dapat diakses secara daring maupun luring. Konsep ini memungkinkan mahasiswa menyesuaikan jadwal belajar dengan aktivitas kerja maupun kesibukan lainnya,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan mahasiswa lama (on-going) agar mematuhi jadwal registrasi dan batas akhir pembayaran. “Jika tidak melakukan registrasi dan pembayaran, mahasiswa dipastikan tidak terdaftar pada semester yang segera berjalan,” tegasnya.
UT Makassar menargetkan jumlah mahasiswa aktif pada 2025 mencapai 15.000 orang, dimana pada periode sebelumnya tercatat 10.067 mahasiswa aktif.
Manajer Marketing dan Registrasi, I Made Gunawan, menambahkan UT membuka pendaftaran mahasiswa baru dua kali dalam setahun, berbeda dengan perguruan tinggi konvensional. “Tahun lalu jumlah pendaftar hanya 2.246 orang. Kini semester 2025.1 sudah mencapai 5.915 orang,” ungkapnya. Menurutnya, promosi akan terus digencarkan agar UT lebih dikenal luas, tidak hanya dari mulut ke mulut.
Sementara itu, Pj Pembelajaran dan Ujian, Risna Shari, SE, MM menekankan perbedaan karakteristik pembelajaran di UT. Mahasiswa dapat memilih layanan SIPAS maupun non-SIPAS dengan proses pembelajaran berbasis tutorial online. “Mahasiswa tidak harus hadir secara fisik di kampus. Sistem ini memudahkan mereka yang bekerja atau berdomisili jauh dari Makassar. Tingkat kelulusan mahasiswa UT juga stabil di atas 80 persen,” jelasnya.
Pj Program Pascasarjana, Dr Jalil, menuturkan selain program sarjana dan diploma, UT Makassar juga membuka penerimaan Program Pascasarjana, baik magister maupun doktoral. Sembilan program magister ditawarkan, sedangkan program doktoral meliputi S3 Ilmu Manajemen dan S3 Ilmu Administrasi Publik.
Pj Ujian, Nuraziza Aliyah S.Pd, M.Pd, menambahkan keunikan ujian di UT. “Ujian dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia dengan beberapa pilihan, termasuk ujian tatap muka maupun ujian dari rumah. Partisipasi mahasiswa mengikuti ujian selalu di atas 80 persen,” ungkapnya.
Direktur UT Makassar, Prof. Dr. Abdul Rahman Rahim, menambahkan bahwa dengan sistem pendaftaran yang sederhana ini dirancang agar calon mahasiswa dari berbagai daerah, termasuk wilayah pelosok, tetap bisa mengakses pendidikan tinggi.
“UT berkomitmen membuka seluas-luasnya kesempatan pendidikan bagi semua lapisan masyarakat, tanpa terkendala jarak dan waktu,” ujarnya.