INIPASTI.COM, MAKASSAR — Menjelang pelaksanaan Ujian Tatap Muka (UTM) Semester Ganjil 2025.2, Universitas Terbuka (UT) Makassar menggelar kegiatan Penyamaan Persepsi bagi seluruh unsur pelaksana ujian. Langkah ini ditempuh sebagai upaya memastikan seluruh proses evaluasi akademik berlangsung tertib, profesional, dan sesuai standar operasional.
Kegiatan ini berlangsung di Kantor UT Makassar pada Senin 8 Desember 2025, dihadiri Direktur UT Makassar, Prof. Dr. Abdul Rahman Rahim, S.E., M.M., bersama jajaran pimpinan, staf, serta dosen pelaksana akademik.
Acara ini dipimpin oleh Manajer Pembelajaran dan Ujian UT Makassar, Andi Suci Anita, S.E., M.M., dengan tujuan menyamakan pemahaman sekaligus teknis operasional menjelang pelaksanaan Ujian Semester Ganjil (2025.2) yang dijadwalkan berlangsung pada 13–14 Desember 2025.
Direktur UT Makassar, Prof. Dr. Abdul Rahman Rahim dalam sambutannya menegaskan bahwa penyelenggaraan ujian bukan sekadar prosedur akademik, tetapi bagian penting dari komitmen institusi menjaga mutu pendidikan.
“Ujian bukan hanya rutinitas akademik, tetapi cermin integritas institusi kita. Kesuksesan penyelenggaraan UTM 2025.2 bergantung pada kesiapan, koordinasi, dan disiplin seluruh pihak, dari tingkat pengawas hingga petugas pendukung. Mari kita wujudkan ujian yang jujur, transparan, dan berkualitas,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menambahkan pentingnya kehati-hatian dalam menjalankan seluruh prosedur agar celah kesalahan baik teknis maupun administratif dapat diminimalisir.
“Saya berharap pelaksanaan ujian dilakukan dengan teliti dan penuh tanggung jawab sehingga tidak ada kesalahan pada setiap tahapan. Ketelitian adalah kunci agar pelaksanaan ujian berjalan lancar dan sesuai ketentuan,” tambah Direktur UT Makassar.
Pada sesi materi, Andi Suci Anita memaparkan empat skema ujian yang akan dilaksanakan secara paralel, yakni UTM, Ujian Online Live Proctoring, Ujian Online Remote Proctoring, serta Take Home Exam. Ia menekankan bahwa seluruh petugas wajib memahami alur teknis, mulai dari pengarahan petugas, pemeriksaan identitas peserta, hingga pengawasan dan pengumpulan lembar jawaban.
“Setiap prosedur dilaksanakan secara berlapis. Naskah ujian melalui proses pengecekan berulang mulai dari level pusat hingga ke pengawas ruang untuk memastikan validitas dan akurasi dokumen. Hal ini dilakukan agar seluruh perangkat ujian yang diterima peserta tidak bermasalah,” jelasnya.
Adapun beberapa poin penting yang menjadi fokus penyamaan persepsi meliputi:
Skema Layanan Ujian: Empat jenis ujian digunakan untuk menjaga fleksibilitas proses pembelajaran tanpa mengurangi kualitas evaluasi
Alur dan Penanggung Jawab: Pembagian tugas meliputi Penanggung Jawab Tempat Ujian (PJTU), Pengawas Ruang, dan Pengawas Keliling.
Aturan Peserta: Peserta dilarang membawa alat komunikasi, bekerja sama, atau menggunakan jasa pihak lain (joki).
Pelanggaran berat akan dikenai sanksi Nilai E dan adapun lokasi dan jadwal pelaksanaan UTM akan berlangsung di SMAN 16, SMKN 5, SMKN 6, SMKN 7 Makassar, serta Kantor UT Makassar bagi peserta luar daerah.
Aspek Teknis: Penggunaan warna kode pada sampul soal setiap sesi, serta penerapan Lembar Jawaban Ujian (LJU) digital.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Manajer Marketing dan Registrasi Dr. Jalil, S.Pi., M.P., Kasubag Tata Usaha Nina Utami Yanuarvah Sanusi, S.Kom., beserta seluruh staf dan dosen pendukung.

2 months ago
76
















































